Infoselebes.com, Morut – Hujan deras yang mengguyur wilayah Morowali Utara (Morut) sejak Selasa malam (1/4/2025) menyebabkan Sungai Tambalako meluap. Akibatnya, Rabu dini hari (2/4/2025), puluhan rumah di Desa Korompeeli, Kecamatan Lembo, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Selain merendam permukiman, banjir juga memutus akses jalan trans yang menghubungkan wilayah tersebut.
Banjir yang datang tiba-tiba ini membuat warga panik. Banyak di antara mereka tak sempat menyelamatkan barang berharga karena air naik begitu cepat. Hingga saat ini, tercatat 28 rumah warga terdampak parah.
Brimob Diterjunkan, Iptu. Hendra Karna Pimpin Evakuasi
Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan, Satuan Brimob Morowali Utara langsung turun tangan membantu proses evakuasi. Dipimpin oleh Danki 1 Brimob Morowali Utara, Iptu. Hendra Karna, tim bergerak cepat menuju lokasi dengan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak banjir.
“Kami langsung menerjunkan personel untuk membantu warga. Saat ini, prioritas kami adalah mengevakuasi masyarakat yang terdampak dan memastikan keselamatan mereka,” ujar Hendra Karna saat ditemui di lokasi kejadian.
Meski tidak ada korban jiwa, banjir ini menyebabkan kerugian cukup besar bagi warga yang kehilangan harta benda mereka. Hingga pagi ini, tim Brimob bersama relawan dan aparat setempat terus berjibaku di lokasi untuk membantu warga dan membuka akses jalan yang terputus.
Air Kiriman dari Hulu, Potensi Banjir Susulan
Menurut analisis sementara, banjir ini tidak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga kiriman air dari wilayah Mori Atas, tempat Sungai Tambalako berhulu. Jika hujan masih berlanjut di daerah tersebut, diperkirakan ketinggian air di Desa Korompeeli bisa semakin meningkat.
Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan, termasuk logistik dan kebutuhan darurat bagi korban terdampak. Sementara itu, aparat gabungan terus bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Pantauan selanjutnya akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.