Notification

×

Iklan


SMKN 2 Palu : Lahirkan Tenaga Kerja Migran Berkelas Dunia, Menteri P2MI Turun Tangan

Selasa, 19 November 2024 | November 19, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-11-19T11:30:03Z
Infoselebes.com, Palu - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 2 Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (19/11/2024). Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempersiapkan tenaga kerja migran terampil dan berdaya saing global melalui sinergi dengan pendidikan kejuruan.  

SMK Negeri 2 Palu, yang dikenal sebagai salah satu sekolah kejuruan terbaik di Sulawesi Tengah, diharapkan menjadi model nasional dalam mencetak pekerja migran yang kompeten. Kepala Sekolah SMKN 2 Palu, Loddy Surentu, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memiliki visi besar untuk mendukung program pemerintah.  

“Kami memiliki mimpi besar. Dari lebih 400 siswa-siswi, mereka dipersiapkan untuk menjadi pekerja migran yang kompeten, berdaya saing, dan siap menembus pasar kerja global,” kata Loddy dalam sambutannya.  

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat penting, seperti Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng Yudiawati Vidiana W., SKM, M.Kes., Kepala Bidang Pembinaan SMK Sulawesi Tengah Zulfikar Is Paudi, serta beberapa kepala sekolah SMK di Kota Palu.  

Kepada sejumlah media, Menteri Abdul Kadir Karding menyoroti potensi besar yang dimiliki SMKN 2 Palu dalam mencetak tenaga kerja migran berkualitas. Ia mengapresiasi sinergi antara dunia pendidikan kejuruan dan kementerian yang bertujuan memperkuat kesiapan siswa.  

“Kami melihat potensi luar biasa di SMK Negeri 2 Palu. Langkah selanjutnya adalah membangun sistem, menyusun kurikulum, dan pola pelatihan yang sesuai kebutuhan pasar kerja internasional,” ujar Menteri Kadir.  

Menteri Kadir juga menyebut bahwa SMKN 2 Palu dapat menjadi role model bagi sekolah lainnya dalam mempersiapkan tenaga kerja migran dengan kemampuan bahasa, keterampilan teknis, dan sikap profesional.  

“Kami berharap, dengan pelatihan yang intensif dan sistem yang tertata, semakin banyak lulusan yang dapat bekerja di negara-negara maju seperti Jepang, Korea, hingga Eropa. Ini menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan,” tambahnya.  

Selain membuka peluang kerja, program ini juga dirancang untuk memperkuat perlindungan hukum bagi pekerja migran. Menteri Karding menekankan pentingnya pendaftaran resmi dan pelatihan terintegrasi agar hak-hak pekerja tetap terjamin.  

“Dengan sistem perlindungan yang kuat, kami optimis tenaga kerja migran dari Indonesia akan lebih dihargai, sekaligus meminimalkan risiko masalah di luar negeri,” tegasnya.  

Kunjungan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam membangun sinergi antara pendidikan dan pemerintah. SMKN 2 Palu kini menjadi simbol harapan baru bagi Sulawesi Tengah untuk melahirkan generasi muda yang mampu bersaing di dunia internasional.  (*)

Screenshot-2025-03-25-143624 Gambar-Whats-App-2025-03-24-pukul-11-50-41-9ee826ec Screenshot-2025-03-25-135243 Dinas Pertanian dan Perkebunan TORABELO Dinas Pertanian dan Perkebunan
Iklan-ADS

close
Banner iklan disini